Perlu Lembaga Seperti BP7

jurnalparlemen.com - detikNews - Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin menyatakan sosiaslisi empat Pilar Kehidupan Berbangsa (Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI) tak cukup dilakukan oleh anggota DPR dan DPD RI. Atau, bahkan hanya kegiatan yang sifatnya sporadis dan seremonial. Tetapi perlu lembaga khusus.

"Saya pikir kenapa tidak seperti Badan Pembina Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7) di masa Orde Baru. Tak cukup hanya dilakukan oleh anggota DPR saat reses. Sosialisasi harus dilakukan secara masif," kata Lukman kepada Jurnalparlemen.com, Kamis (24/11).

Kekhawatiran lembaga BP7 akan kembali seperti di era Orba, Lukman menyatakan prasangka itu tidak cukup alasan. Lembaga tersebut harus dimodifikasi tidak lagi top down.

"Paling tidak harus melalui pendekatan partisipatif, dialogis, dan terbuka. Artinya, menerima dan terbuka atas setiap pandangan dalam kehidupan di masyarakat," ujar politisi senior PPP ini.

Pernyataan Lukman ini mengulang keinginannya pada saat Hari Konstitusi, beberapa waktu lalu karena gusar dengan sosialisasi yang sifatnya parsial. Sementara, krisis kebangsaan tengah terjadi.

"Kalau ada lembaga khusus dan dana yang cukup sosialisasi akan terencana dan berkesinambungan. Sosialisasi ini never ending," ujarnya.

 

Top