Polri Jangan Lawan Masyarakat

JAKARTA - Pendekatan legalistik dan kekuasaan yang dilakukan Polisi akan merusak citra Polri di mata masyarakat. Jika ini masih dilakukan sama dengan memposisikan Polri berhadapan dengan masyarakat yang menginginkan pemberantasan korupsi berjalan tuntas.

"Hendaknya Polisi bisa menahan diri dan menggunakan cara-cara persuasif dalam menghadapi para penyidiknya di KPK. Polisi juga harus mampu mendengar dan menangkap kehendak masyarakat luas dalam mempertahankan eksistensi KPK," kata Wakil Ketua MPR RI, Lukman Hakim Saefuddin di Jakarta, Minggu (7/10)

Pendekatan legalistik dan kekuasaan semata tanpa menyertakan kearifan memahami hakekat masalah secara menyeluruh justru kontra-produktif dan memperburuk citra Polri.

"Sebagai alat negara hendaknya Polri lebih mengedepankan kematangan bertindak. Polri sebagai alat negara harus dijaga, tak boleh dijebak untuk dibenturkan dan berhadap-hadapan dengan publik," pungkasnya.

Inggar Saputra, Berita99 - 7 Oktober 2012 jam 08:42

Top