MPR Dukung KPK Periksa Anggaran Renovasi Ruang Banggar Rp 20 M

Mega Putra Ratya - detikNews. Jumat, 13/01/2012 16:50 WIB

Jakarta  - Wakil Ketua MPR Lukman Hakim mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa anggaran renovasi ruangan Banggar senilai Rp 20 miliar. Meski demikian, Lukman menekankan agar dikedepankan azas praduga tidak bersalah.

"Iya semua upaya pemeriksaan terhadap semua adanya indikasi penyimpangan harus kita dukung, siapapun. Kita juga tidak boleh zolim menghukum seseorang tanpa ada bukti yang cukup seseorang melakukan pelanggaran atau kesalahan itu," ujar Lukman di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/1/2012).

Lukman menilai, anggaran renovasi ruang Banggar harus diketahui publik secara transparan. Apalagi pekerjaannya tidak bisa melalui penunjukan langsung karena nilai anggarannya yang fantastis.

Lukman menambahkan, jika sudah menelan dana yang tidak sedikit, maka ruangan itu harus digunakan. Jika tidak digunakan, maka itu akan mubazir.

"Yang harus dihantam adalah siapa yang bersalah atas kebijakan ini. Ini kesalahan kebijakan, kesalahan administratif atau apa ini yang harus diverifikasi," jelas dia.

Wakil Ketua Umum PPP ini belum bisa menyalahkan Sekjen DPR Nining Indria Saleh atas kasus itu. Namun menurutnya, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR harus segera mendiskusikan hal itu.

Ruang rapat baru Banggar DPR telah dilelang pada bulan Oktober 2011. Harga proyek keseluruhan Rp 20.370.893.000.

Pembangunan ruang baru Banggar tidak banyak yang tahu karena dilaksanakan pada masa reses DPR, periode Desember 2011. Dan saat anggota Banggar DPR memasuki masa sidang baru, anggota Banggar DPR akan menempati ruangan baru.

 

Top