"Perubahan Zaman Tuntut Kita Buat format Ideal dalam Berbangsa dan Bernegara"

JAKARTA - “Zaman sudah berubah, banyaknya pengaruh arus globalisasi yang kuat sehingga menuntut kita untuk membuat format yang ideal, kreatif, revitalisasi dan reaktualisasi dan transformasi nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara” (Pancasila sebagai dasar negara, falsafah dan pandangan hidup bangsa; UUD NRI Tahun 1945 sebagai landasan konstitusional dalam bernegara; Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai konsensus yang harus dijaga keutuhannya; serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat untuk memperkuat persatuan dan

kesatuan bangsa, harus senantiasa kita lakukan meskipun kita memiliki berbagai perbedaan) ujar Lukman Hakim Saifuudin pada saat menjadi pembicara dalam dialog interaktif di Jakt-TV dengan tema pentingnya empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara (6/2).

Lukman Hakim Saifuddin juga mengatakan empat pilar ini merupakan warisan yang luar biasa dari para founding fathers, karena dalam empat pilar ini terdapat nilai-nilai yang merupakan hasil kristalisasi dari nilai-nilai perjuangan, nilai-nilai kebersamaan. Dari nilai-nilai inilah diharapkan dapat mengikat untuk menjadi satu kesatuan yang gunakan sebagai rujukan dalam menjawab tantangan bangsa di tengah dunia yang terus berubah.

Lebih lanjut Lukman Hakim Saifuddin mengunggkapkan empat pilar ini harus disosialisasikan kepada penyelenggara negara di kalangan eksekutif, legislatif, maupun yudikatif serta pajabat lain dan para pemangku kepentingan. Karena posisi mereka yang penting dan stragis dengan harapan mampu mengimplementasikan dan melaksanakan nilai-nilai empat pilar dengan baik.“Sehingga para penyelenggara negara ini diharapkan memberikan keteladanan yang positif di tingkat nasional maupun lokal, formal maupun nonformal, kepada lingkungan masyarakat masing-masing. Rakyat tinggal mengikuti”(MPR/rls) SatuNews.com, Selasa, 07 Februari 2012 | 10:58

Top