Mukernas PPP Bahas Calon Presiden 2014


VIVAnews - Ketua Partai Persatuan Pembangunan Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Musyawarah Kerja Nasional PPP yang digelar 21-23 Februari 2012 mendatang membahas

pemenangan Pemilu 2014. Dalam forum itu, lanjutnya, akan dijaring aspirasi dari daerah tentang siapa kandidat presiden yang akan diusung, apakah tokoh internal atau luar partai.

"Ada dua jalur, partai dan nonpartai. Yang parpol tentunya ketua umum kami pertama, menjadi figur yang tentu akan kami prioritaskan untuk kami usung," kata Lukman usai bertemu Wakil Presiden Boediono, di Jakarta, Jumat 17 Februari 2012.

Namun demikian, Lukman menekankan, partainya masih membuka peluang tokoh luar untuk diusung. "Kami juga melihat dari parpol lain, katakanlah ada Pak Ical, Pak Hatta Rajasa, dan yang lain-lain itu yang parpol," ujarnya.

Menurut dia, ada juga sejumlah nama tokoh yang tidak berasal dari unsur parpol masuk radar pantauan mereka. Namun, Lukman tidak menyebut siapa saja tokoh-tokoh itu. "Tentu kita lihat beberapa nama mungkin memiliki potensi untuk diusung, elektabilitas yang memadai. jadi ini yang sekarang terus kita cermati track record mereka," ujarnya.

 

Juga ada daerah sudah mengusulkan Jusuf Kalla untuk diajukan di 2014. "Ya, misalnya Sulawesi Selatan mengajukan nama Pak JK, ya itu bagian dari dinamika yang berkembang di daerah masing-masing, ya kami apresiasi," ujarnya.

Boediono Buka Rakernas

Kedatangan Lukman ke kantor Wakil Presiden ini mengikuti Ketua Umum PPP Suryadharma Ali dan sejumlah pengurus teras PPP lainnya. Mereka minta Wakil Presiden menghadiri Mukernas partai itu yang akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada 21-23 Februari mendatang.

Menurut Lukman, Mukernas adalah forum tertinggi kedua partai setelah muktamar, yang dimaksudkan dalam rangka untuk konsolidasi partai. "Juga dalam rangka kita ingin membicarakan visi indonesia ke depan itu seperti apa, karenanya kita mengundang wapres untuk bisa hadir, sekaligus membuka acara mukernas tadi," kata dia.


• VIVAnews  JUM'AT, 17 FEBRUARI 2012, 18:55 WIB

Arfi Bambani Amri, Suryanta Bakti Susila
Top