Demokrat Galau, Koalisi Terpengaruh

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kondisi Partai Demokrat yang tengah dilandai 'badai' ternyata sedikit banyak memberikan pengaruh terhadap sekretariat gabungan (setgab) partai koalisi pendukung pemerintah.

''Sedikit banyak apa yang dialami Demokrat berpengaruh terhadap koalisi. Karena itu tak terhindarkan. Hal itu akan menyita perhatian, memecah konsentrasi dan membuat banyak agenda yang seharusnya dikakukan bersama kemudian tertunda,'' jelas Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Lukman Hakim Saifudin ketika dihubungi, Jumat (24/2).

Koalisi pun, katanya, jadi tidak fokus lagi menghadapi pekerjaan besar yang terkait dengan masyarakat banyak. Karena banyak waktu Partai Demokrat yang justru tersita pada masalah internal.

Meskipun begitu, ia menegaskan kalau proses di koalisi tetap berjalan terus. Hambatan tersebut pun dinilainya hanya terjadi pada isu-isu yang berkembang. Misalnya, terkait dengan RUU Pemilu. ''Ini sudah cukup lama meskipun waktunya belum terlampaui,'' papar Wakil Ketua MPR tersebut.

Pembahasan lain yang ikut molor dengan banyaknya masalah yang dihadapi Partai Demokrat, yaitu, kebijakan skala nasional yang strategis dan seharusnya bisa diputuskan bersama.

''Contoh soal BBM, itu apakah harus naik atau tidak. Kemudian masalah makro yang berdampak kepada masyarakat banyak, serta revisi undang-undang agraria.'' Jumat, 24 Pebruari 2012 17:16 WIB

Redaktur: Heri Ruslan
Reporter: Mansyur Faqih

Top