Lukman Hakim Usulkan Pemotongan Gaji Para Pejabat

Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin mengusulkan adanya pemotongan gaji para pejabat baik di pusat maupun daerah dengan kisaran 10-15 persen demi meringankan beban APBN yang semakin berat.

"Sudah saatnya para elite negara ini harus bersedia dipotong gaji mereka masing-masing dengan kisaran 10-15 persen," ujar Lukman di ruang wartawan DPR Jakarta, Jumat.

Keikhlasan dipotongnya gaji para pejabat negara itu, mulai dari presiden, para menteri, anggota DPR/DPRD, gubernur, bupati dan lain sebagainya itu,menurut Lukman, sebagai bentuk solidaritas terhadap semakin beratnya beban yang harus ditanggung masyarakat lapisan bawah pada saat ini.

Dikatakannya pula bahwa beban anggaran APBN saat ini sudah semakin berat dengan terus meningkatnya harga minyak dunia, sementara beban subsidi untuk BBM juga semakin membengkak.

Untuk mengurangi beban itu, harus ada kerelaan para pejabat menyumbangkan sebagian kecil gajinya, sementara pada saat yang sama rakyat telah menanggung beban kenaikkan harga BBM.

"Rencana pengurangan subsidi BBM itu seperti buah simalakama. Kalau BBM dinaikkan masyarakat lapisan bawah pasti akan semakin terjepit. Tapi kalau tidak dinaikkan, beban APBN semakin berat," ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, seharusnya pemerintah terus melakukan konversi solar bersubsidi ke gas untuk sektor industri. Perbedaan antara solar yang bersubsidi dan yang tidak bersubsidi sangat tajam sehingga hal itu membuka peluang untuk melakukan penyelewengan.

"Segera saja lakukan konversi pemakaian solar bersubsidi oleh kalangan industri ke gas," ujarnya. (ANT) Jumat, 2 Maret 2012 16:39 WIB
Editor: AA Ariwibowo

Top