Diskusi Publik Universitas Riau di MPR

MPR RI. Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Saifuddin menerima peserta diskusi publik  mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau. Acara tersebut  berlangsung pada selasa (24/4) di ruang rapat pimpinan, gedung Nusantara 3 lantai 9, kompleks MPR DPR dan DPD.

Pada kesempatan itu para mahasiswa mengajukan sejumlah pertanyaan terkait Pelaksanaan Hak Azazi Manusia (HAM). Da pelanggaran HAM yang masih terus terjadi di Indonesia. Termasuk masalah sengketa lahan yang melibatkan Fakultas Hukum Universitas Riau dengan pihak PT. Hasrat Kerta Jaya. Padahal di atas lahan sengketa itu tengah dibangun kampus FH Universitas Riau  yang sudah mencapai 70 persen proses pembangunannya.

Lukman Hakim: Bismar 'Bapak Nurani Peradilan Indonesia'

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua MPR, Lukman Hakim Saifudin, memiliki kesan tersendiri terhadap Mantan Hakim Agung, Bismar Siregar. Kepergian Bismar menjadikan dunia hakim benar-benar kehilangan tokohnya.

Di saat Indonesia masih sibuk mewacanakan 'keadilan-substantif', almarhum telah mempraktekkannya sejak 40-an tahun lalu. Lukman menyatakan Bismar dikenal sebagai hakim yang berani memvonis yang bersalah dengan hukuman seberat-beratnya.

Wantimpres Harap 4 Pilar Lebih Optimal

MPR RI. Wantimpres tertarik dengan sosialisasi 4 Pilar. Empat Pilar dirasa mampu untuk menjawab masalah kerukunan antar ummat beragama. Pimpinan MPR diundang Wantimpres untuk memaparkan konsep itu.

Sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bidang Hubungan Antar Agama, K. H. Ma’ruf Amin, selalu mencari metode bagaimana kerukunan antar ummat beragama di Indonesia selalu terjaga dan tercipta. Untuk itu, dirinya bersama pihak yang lain, selalu melakukan pembahasan bersama agar metode yang ada semakin variatif dan ces pleng.

Empat Pilar Goes To Campus

MPR RI. Satu lagi metode sosialisasi 4 Pilar, yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, diluncurkan. Metode yang bernama Goes To Campus ini diluncurkan di Balai Sidang Universitas Indonesia, Kota Depok, Jawa Barat, 17 April 2012.

Top