Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Perspektif UUD 1945

Kita perlu mendiskusikan kembali secara mendalam apa yang dimaksud dengan nilai-nilai Pancasila itu? Nilai apakah yang terkandung dalam sila-sila dalam Pancasila? Dengan memahami nilai-nilai Pancasila, kita dapat melakukan revitalisasi terhadap nilai-nilai Pancasila secara tepat, benar,  dan sesuai dengan konteks ruang dan waktu.

Untuk memahami nilai-nilai Pancasila yang otentik, kita perlu menoleh pada suasana kebatinan di saat sila-sila dalam Pancasila dirumuskan. Apalagi sejak Indonesia merdeka, di tengah-tengah pergolakan revolusi yang memaksa melakukan beberapa kali pergantian konstitusi hingga era reformasi yang melakukan perubahan konstitusi, sila-sila dalam

Kiprah Politik Santri Pasca Reformasi

* Sebuah Pendekatan Struktural

Kehadiran komunitas santri dalam pentas politik bersamaan waktunya dengan kehadiran Islam di wilayah Nusantara. Untuk memotret kiprah atau gerakan politik santri dalam suatu episode sejarah  tertentu diperlukan tinjauan sekilas ke belakang agar diperoleh gambaran lebih konkrit untuk memahami peran, fungsi dan posisi santri dalam proses pembangunan bangsa. Dalam melihat permasalahan, tulisan singkat ini menggunakan pendekatan struktural, yakni menempatkan perubahan-perubahan struktural sebagai faktor yang menyebabkan perubahan fungsi dan posisi santri dalam masyarakat.

Pancasila Dan Implementasinya Di Era Demokrasi

Awal mula Pancasila digagas para pendiri negara dengan fungsi utama sebagai dasar negara. Gagasan tentang perlunya dasar negara pertama kali muncul dalam sidang pertama BPUPKI. Ketua BPUPKI Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat waktu itu bertanya, “Indonesia merdeka yang akan kita dirikan nanti dasarnya apa?”

Para pendiri negara yang kemudian menemukan Pancasila sebagai dasar negara menyebutkan bahwa yang dimaksud dasar di sini adalah philosofische grondslag, yaitu dasar kefilsafatan bagi berdirinya Negara Indonesia yang diserap dari weltanschauung, pandangan hidup bangsa yang berupa nilai-nilai fundamental, yaitu nilai-nilai ketuhanan,

Satu Dasawarsa Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa

Lebih satu dasawarsa reformasi bangsa Indonesia telah mencatat banyak keberhasilan. Di bidang politik telah menikmati kebebasan, demokrasi, serta hak-hak dasar kewarganegaraan di segala aspek kehidupan. Reformasi telah membuka semua sumbatan, menghapus sentralisasi, membuka lebar partisipasi dan terus menata demokrasi sebagai kerangka untuk mengelola perbedaan dan integrasi.

Namun pada waktu bersamaan muncul dampak sampingan yang tidak diinginkan yaitu fenomena radikalisasi massa yang disulut oleh sebab-sebab ideologis maupun sebab-sebab lain. Aksi kekerasan, di antaranya dengan membawabawa nama agama, bukan hanya mengancam ketenteraman hidup umat tetapi juga membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa.

Top