PPP Bilang Kalau Reshuffle, Kapan Produktifnya?

INILAH.COM, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai usulan reshuffle (perubahan susunan) kabinet pasca mundurnya Andi Alfian Mallarrangeng sebagai menpora adalah tidak tepat.

"Usia pemerintahan ini tinggal 1,5 tahun lagi. Bila terjadi reshuffle beberapa portofolio, maka justru akan kontraproduktif," jelas Wakil Ketua Umum DPP PPP Lukman Hakim saat dihubungi INILAH.COM, di Jakarta, Selasa (11/12/2012).

Sejauh ini, kontroversi reshuffle pasca mundurnya Andi semakin mencuat. Bahkan, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengakui bahwa akan ada reshuffle, tidak hanya mengganti menpora.

Menurut Wakil Ketua MPR Lukman Hakim, jika terjadi reshuffle, maka menteri baru tidak akan bisa bekerja. Karena harus beradaptasi lagi dengan lingkungannya. "Menteri-menteri baru itu tentu butuh waktu lagi untuk adaptasi. Lalu kapan produktifnya," katanya. [yeh]

Oleh: Agus Rahmat
nasional - Selasa, 11 Desember 2012 | 09:38 WIB

Top