PPP Gandeng 99 Aktivis Mahasiswa Jadi Jurkam

Bogor (Antara) - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggandeng 99 aktivis mahasiswa sebagai juru kampanye muda, yang merupakan salah satu strategi untuk mendulang suara dalam pemilu legislatif.

"Ini merupakan salah satu strategi PPP dalam pemenangan pemilu, karena kita melihat banyak pemilih pemula yang harus didekati dengan bahasa yang sama, untuk itu kita merekrut kalangan muda," ujar Wakil Ketua Umum DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin saat dihubungi Antara usai Rakornas PPP di Cikopo, Kabupaten Bogor, Senin malam.

Lukman mengatakan juru kampanye ini merupakan 99 aktivis mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia seperti UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Trisakti, Universitas Paramadina, Universita Jayabaya, STMI Jakarta, STIE Swadaya, STKIP, STAI As-syafiiyah dan beberapa kampus lainnya.

Para aktivis muda ini mendapat penataran sebagai juru kampanye bersama para jurkam nasional yang dilangsungkan selama dua hari di Bogor. Penataran juru kampanye nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Katua Umum DPP PPP Suryadharma Ali pada Minggu (9/3).

Dalam kata sambutannya Menteri Agama tersebut mengatakan, penataran jurkamnas untuk memberikan belak pengetahuan dan mental bagi para juru kampanye dalam mempengaruhi pemilih untuk ikut berpartisipasi pada Pemilihan umum legeslatif 2014.

Salah satu segmen yang dibidik PPP, adalah pemilih pemula yang terdiri dari anak muda. Menurut Suryadhaman PPP terus berjuang untuk memperluas jaringan di kalangan pemilih pemula dan generasi muda.

"PPP tidak lagi disebut partai orang tua. Hadirnya anak muda ini akan memberikan warna yang besar bagi perjalanan PPP. Bukan berarti PPP melakukan "amputasi" terhadap orang tua, tapi lebih pada gerakan regenerasi," ujarnya.

Ia menambahkan hadirnya kader muda harus menjadi jembatan untuk mempertautkan antara PPP dengan pelajar di tingkat SLTA maupun pondok pesantren.

Lebih lanjut ia mengatakan PPP akan menggunakan berbagai media seperti diskusi, pertunjukan seni, pertandingan olahraga untuk memperluas jaringan di kalangan anak muda.

"Kreasi dan inovasi harus selalu muncul dalam diri anak-anak muda PPP, agar pemilih pemula lebih tertarik," urainya.

Sementara itu, Sekjen DPP PPP M Romahurmuziy menambahkan selain dari kalangan mantan aktivis mahasiswa, jurkamnas juga terdiri dari kyai, ustadz, tokoh masyarakat serta pengurus DPP PPP dengan jumlah peserta sekitar 500 orang.

Ia mengatakan hadirnya muka-muka baru dalam tubuh PPP tersebut diharapkan mampu memberikan warna baru bagi partai berlambang Ka`bah tersebut.

"Kami merekrut 99 talenta muda. Itu terdiri dari mantan aktivis BEM dan senat mahasiswa untuk menjadi jurkamnas keliling di 33 provinsi," ujarnya.

Romahurmuziy yang akrab disapa Romy itu mengatakan, ada tiga strategi yang dilaksanakan PPP untuk memenangkan pemilu mendatang. Salah satunya dengan merektrut para aktivis muda untuk dijadikan juru kampanye nasional (jurkamnas).

Strategi kedua, sambungnya, yaitu mepertahankan 38 kursi DPR dan merebut 58 kursi yang pernah diduduki anggota legislatif dari PPP.

"Kemudian strategi yang ketiga merebut suara dari para pemilih muda," ujar Romy.

Romy menjelaskan, rapat koordinasi kampanye nasional PPP ini digelar sebagai upaya untuk melakukan sinergi antara para kader untuk meraih kemenangan di berbagai daerah.

Koordinasi tersebut juga sebagai persiapan menuju putaran kampanye yang akan berlangsung pada 16 Maret hingga 5 April 2014.

"Kita dihadapkan pada 79 kali jadwal kampanye rapat umum, tapi nggak kita gunakan semua. Sekurang-kurangnya 20 titik kami akan lakukan kampanye terbuka untuk membangkitkan semangat kader," ujarnya.

Menurut Romy tantangan Pemilu 2014 cukup berat karena dengan sistem suara terbanyak, persaingan tidak hanya dengan eksternal partai politik, namun persaingan di internal parpol pun tak kalah sengit.

"Itu fakta yang ada sekarang, kepada caleg-caleg PPP, kami menginstruksikan untuk mengindari gesekan antar caleg, juga hindari gesekan dengan parpol lain. Kami berharap PPP mengedepankan sikap politik yang santun," ujarnya.

Ketua Komisi IV DPR ini menambahkan, PPP juga menyiapkan materi kampanye yang mengena bagi anak-anak muda. Diantaranya pemanfaatan media sosial dan dunia maya untuk menyasar segmen pemilih pemula.

"Selain itu, PPP mencoba memfasilitasi berbagai kebutuhan anak muda agar mereka bisa berkreasi untuk hal-hal yang positif," katanya.

Kegiatan yang dilakukan PPP untuk mendekati segmen mahasiswa, yakni workshop jurnalisme politik bagi mahasiswa beberapa bulan lalu. Kegiatan ini didikuti 86 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin. (ar)

Antara – 8 jam yang lalu

Top