Saya Kembalikan Jabatan Waketum

Jakarta - Lukman Hakim Saefuddin dipecat dari posisinya sebagai Waketum PPP oleh Suryadharma Ali. Menteri Agama ini tak risau menanggapi pemecatan dirinya.

"Kalau saya, silakan. Buat saya sama sekali nggak ada masalah," kata Lukman saat berbincang dengan detikcom, Jumat (12/9/2014).

Lukman mengatakan jabatan waketum memang amanah yang diberikan oleh Suryadharma Ali. Oleh karenanya dia tak risau jika amanah itu dicabut oleh yang memberikan.

"Saya memaknai jabatan waketum itu amanah. Dan yang memberikan memang ketum terpilih ketika itu, Pak Suryadharma Ali. Dengan sepenuh hati saya kembalikan amanah itu," ujarnya.

Suryadharma memecat 15 pengurus PPP. Selain Lukman, ada nama Suharso Monoarfa, Emron Pangkapi dan Romahurmuziy. 3 Nama yang disebut terakhir bahkan dipecat dari keanggotaan PPP.

Keputusan pemecatan itu tertuang dalam surat keputusan Nomor 1358/KPTS/DPP/P/IX/2014 yang ditembuskan ke Mendagri, Menkum HAM, Kapolri, Ketua KPU, Bawaslu dan DPW-DPC se-Indonesia.

Jumat, 12/09/2014 18:54 WIB | Ahmad Toriq - detikNews

Saya Loyal ke Institusi dan Konstitusi

Jakarta - Suryadharma Ali mempertanyakan loyalitas Lukman Hakim Saefuddin di PPP. Lukman menegaskan kesetiannya hanya untuk PPP.

"Saya tidak pernah loyal dari orang ke orang. Saya loyal ke institusi, kepada konstitusi," kata Lukman saat berbincang dengan detikcom, Jumat (12/9/2014).

Lukman menegaskan dirinya loyal ke pihak yang menjalankan konstitusi partai. Menurutnya, pemecatan terhadap Suryadharma yang diambil dalam Rapat Pengurus Harian DPP PPP sudah sesuai konstitusi partai.

"Tidak ada satu pasal pun yang mengatakan pemberhentian ketum harus melalui Muktamar," ujarnya.

Lukman memaparkan dasar pemecatan terhadap Suryadharma ada di pasal 10 dan 12 AD ART PPP. Dalam pasal 12, disebutkan pengurus harian DPP bisa dipecat melalui rapat harian.

"Dan ketum adalah bagian dari pengurus harian," pungkasnya.

Jumat, 12/09/2014 19:03 WIB | Ahmad Toriq - detikNews

Top