Teladan itu [Pernah] Ada: Belajar Integritas kepada Tokoh Bangsa

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan buku "Belajar Integritas kepada Tokoh Bangsa". Dalam buku itu disebutkan sejumlah tokoh yang memiliki integritas tinggi. Mereka berwatak pejuang, disiplin, jujur, berdedikasi, dan layak dijadikan tokoh teladan anti korupsi.

Para tokoh yang diangkat kisahnya dalam buku ini memilih hidup sederhana bukan karena tidak mampu, bukan pula karena tidak bisa kaya. Mereka memilih hidup sederhana karena fokus dalam menjalankan amanat rakyat,

KH Saifuddin Zuhri dan Pertempuran Ambarawa (2-habis)

Dalam pertempuran Ambarawa, lahir seorang panglima pertempuran yang gagah berani, yang membuktikan kecakapannya dalam strategi dan operasi tempur. Panglima itu, menurut KH Saifuddin Zahri dalam buku Berangkat dari Pesantren adalah Soedirman, Komandan Divisi TKR Banyumas yang berpangkat kolonel.

Dalam pertempuran Ambarawa, Kol. Soedirman memimpin langsung dengan menggunakan taktik gelar supit urang, atau pengepungan rangkap dari kedua sisi sehingga musuh benar-benar terkurung. Tujuannya adalah memutus rantai komunikasi dan logistik antara Sekutu dengan induknya.

Untuk itu, Kolonel Sudirman membutuhkan dukungan banyak tentara. Tidak mungkin ia menggunakan taktik itu jika mengandalkan tentara reguler, yaitu TKR.

KH Saifuddin Zuhri Ulama dan Negarawan Berintegritas

Kesederhanaan tetap ia jalani hingga akhir hayatnya.Terpilihnya Lukman Hakim Saifuddin sebagai menteri agama menggantikan Suryadharma Ali akan menjadi sejarah yang luar biasa. Bukan lantaran pergantiannya, melainkan bahwa Indonesia mempunyai menteri agama yang memiliki hubungan darah, ayah dan anak.

Lukman adalah putra dari menteri agama ke-9, yakni KH Saifuddin Zuhri. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, demikian kata pepatah.

Siapakah sosok ayahanda Menag Lukman?
KH Saifuddin Zuhri merupakan seorang ulama, pejuang kemerdekaan,

Menko Perekonomian dan Ketua MUI Sambut Positif Usulan KH Saifuddin Zuhri Diberi Gelar Pahlawan Nasional

DUTAonline, JAKARTA - MENTERI Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, menyambut positif usulan agar KH Saifuddin Zuhri diberi gelar pahlawan nasional. Ketua Umum DPP PAN ini menilai dedikasi pria yang dikenal sebagai pejuang kemerdekaan itu sangat tinggi terhadap perkembangan dan pembangunan Indonesia seutuhnya.

“Iya saya setuju pemberian gelar pahlawan nasional kepada Beliau (KH Saifuddin Zuhri), karena Beliau sosok ulama yang telah berjuang dalam proses kemerdekaan Indonesia,” ujar Hatta kepada Duta Masyarakat

Top