KH Saifuddin Zuhri Ulama dan Negarawan Berintegritas

Kesederhanaan tetap ia jalani hingga akhir hayatnya.Terpilihnya Lukman Hakim Saifuddin sebagai menteri agama menggantikan Suryadharma Ali akan menjadi sejarah yang luar biasa. Bukan lantaran pergantiannya, melainkan bahwa Indonesia mempunyai menteri agama yang memiliki hubungan darah, ayah dan anak.

Lukman adalah putra dari menteri agama ke-9, yakni KH Saifuddin Zuhri. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, demikian kata pepatah.

Siapakah sosok ayahanda Menag Lukman?
KH Saifuddin Zuhri merupakan seorang ulama, pejuang kemerdekaan,

Menko Perekonomian dan Ketua MUI Sambut Positif Usulan KH Saifuddin Zuhri Diberi Gelar Pahlawan Nasional

DUTAonline, JAKARTA - MENTERI Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, menyambut positif usulan agar KH Saifuddin Zuhri diberi gelar pahlawan nasional. Ketua Umum DPP PAN ini menilai dedikasi pria yang dikenal sebagai pejuang kemerdekaan itu sangat tinggi terhadap perkembangan dan pembangunan Indonesia seutuhnya.

“Iya saya setuju pemberian gelar pahlawan nasional kepada Beliau (KH Saifuddin Zuhri), karena Beliau sosok ulama yang telah berjuang dalam proses kemerdekaan Indonesia,” ujar Hatta kepada Duta Masyarakat

KH Saifuddin Zuhri dan Pertempuran Ambarawa (2-habis)

Dalam pertempuran Ambarawa, lahir seorang panglima pertempuran yang gagah berani, yang membuktikan kecakapannya dalam strategi dan operasi tempur. Panglima itu, menurut KH Saifuddin Zahri dalam buku Berangkat dari Pesantren adalah Soedirman, Komandan Divisi TKR Banyumas yang berpangkat kolonel.

Dalam pertempuran Ambarawa, Kol. Soedirman memimpin langsung dengan menggunakan taktik gelar supit urang, atau pengepungan rangkap dari kedua sisi sehingga musuh benar-benar terkurung. Tujuannya adalah memutus rantai

Anhar Gonggong: Pahlawan, Orang yang Mampu Melampaui Dirinya

Jakarta, NU Online
Sejarawan Anhar Gongong mengatakan, seseorang yang layak dikatakan pahlawan adalah orang yang mampu melampaui dirinya. Dalam konteks sekarang hal  itu yang kurang. Perampok negara (koruptor) itu kan tidak memikirkan negara dan orang lain.

Ia mengatakan hal itu pada seminar “Perjuangan dan Pengabdian KH Saifuddin Zuhri untuk Bangsa dan Negara: Usulan sebagai Calon Pahlawan Nasional Tahun 2013" di Gedung PB NU lantai 8, Jakarta, Selasa (2/7) siang.  

Menurut Anhar, tujuan kita memberikan gelar pahlwan kepada seseorang sebenarnya bukan kepada orang itu, tetapi untuk kita yang masih hidup

Top