PPP Jangan Terlena Masa Lalu

KEDIRI - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) harus memiliki terobosan baru. Dengan terobosan ini, diharapkan nantinya PPP akan digandrungi anak muda.

Demikian disampaikan Rektor Universitas Paramadina, Anis Baswedan dalam acara Halaqah Alim Ulama di Kediri yang merupakan rangkaian Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I PPP, (22/2/2012) malam.

“Kalau mampu membuat terobosan, PPP akan disenangi anak muda,” katanya.

Dia menambahkan, PPP bukanlah partai yang baru yang terbentuk secara instan. PPP memiliki akar sejarah panjang dalam perpolitikan Indonesia. PPP masih memiliki kesempatan membuat sejarah.

“Saya lihat ada perubahan paradigma dan etos kerja pengurus PPP saat ini.  PPP harus menatap masa depan, jangan terlena dengan masa lalu,” tambahnya.

Dijelaskan Baswedan, PPP harus bisa memberikan harapan anak-anak muda tentang masa depan. Dengan begitu, PPP akan menjadi besar dikemudian harinya.

“PPP harus memulai dari sekarang hasilnya bisa dipetik 10-20 tahun yang akan datang. PPP bisa menggarap anak-anak muda di kampung-kampung yang lebih suka pada hal-hal konkret dan tidak terjebak pada hal yang hiruk-pikuk,” jelasnya.

Sementara, Wakil Ketua Umum PPP Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, undangan yang ditujukan kepada Anis untuk hadir dalam rangkaian Mukernas PPP ini adalah untuk memberikan pencerahan dan wawasan sekaligus optimisme kepada kader PPP. Pandangan dari Anis inilah, tambahnya, yang merupakan pandangan yang kritis dan bebas kepentingan.

“Sekarang ini minim sekali tokoh yang memberikan optimisme kepada bangsa. Anis termasuk ikon anak muda, tokoh muda dan tak ada beban masa lalu,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, Anis termasuk tokoh yang dicermati pada Pemilu  2014 nanti. “Anis adalah tokoh muda harapan bangsa yang bisa memberikan harapan untuk mengatasi bangsa terutama soal korupsi,” tutupnya.
Anis Baswedan (foto:Heru Heryono/okezone)Anis Baswedan (foto:Heru Heryono/okezone)

Top