Perhelatan akbar demokrasi bangsa Indonesia tinggal menunggu waktu. Bangsa Indonesia saat ini sangat membutuhkan pemimpin-pemimpin bangsa yang memiliki visi ke depan atau pemimpin visioner. Tak mudah memang mencari pemimpin yang seideal itu, namun bangsa Indonesia tidak boleh putus harapan.
“Syarat utama pemimpin visoner dambaan rakyat itu adalah, dia tidak terjebak dengan rutinitas keseharian dari fungsi sebagai seorang pemimpin, Presiden misalnya. Karenanya, pemimpin tersebut disyaratkan sudah selesai dengan dirinya sendiri, dan tidak punya beban masa lalu jadi tidak akan tersandera oleh persoalan-persoalan masa lalu baik dirinya, keluarganya atau kelompoknya,” ujarnya, kepada awak media massa di Kota Medan, usai menjadi narasumber acara talkshow ‘4 Pilar Goes To Campuss’, di Universitas Methodist Indonesia, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (5/6).
Ketika sang pemimpin tersebut, lanjut Lukman, tidak tersandera lagi dengan masa lalunya, dia akan lebih mudah menatap ke depan, sehingga figur tersebut mempunyai visi dan misi ke arah mana bangsa ini akan dibawa. Figur tersebut harus memiliki kemampuan untuk mengajak bangsa Indonesia ke arah yang dicita-citakannya menuju masyarakat adil dan makmur.
“Persoalan-persoalan bangsa ini seperti krisis energi, krisis pangan, transportasi, juga hal-hal lain yang mendasar akan segera mudah tertangani dengan baik. Figur tersebut juga bisa luwes bergerak di tengah-tengah masyarakat yang sangat beragam ini,” tandasnya.
Persoalan mencari pemimpin visioner yang ideal ini, menurut Lukman, sangat perlu diwacanakan secara massif kepada rakyat terutama generasi muda. Program Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dengan metode Talkshow ‘4 Pilar Goes To Campuss’ adalah salah satu wadah untuk melakukan diskusi dan sosialisasi kepada mahasiswa di seluruh Indonesia.
“Mengapa sosialisasi ditujukan kepada generasi muda, sebab generasi muda Indonesia adalah agen perubahan bangsa, dan sebagai generasi penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa, tujuan besarnya mempersiapkan generasi muda bangsa ini siap menjadi pemimpin-pemimpin yang visioner,” tegasnya.
Rabu, 06/03/2013 10:57
MPR RI
