JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Selasa (10/6).

Tujuan kedatangannya untuk meminta masukan dari lembaga antirasuah itu.

"Saya hanya ingin mendapatkan masukan dari KPK," kata Lukman di KPK, Jakarta, Selasa (10/6). Ia tiba sekitar pukul 13.55 WIB dengan mengenakan batik.

Lukman mengaku ingin mendapatkan masukan terkait beberapa hal seperti penyelenggaraan haji serta fungsi dan tugas Kementerian Agama.

Begitu disinggung soal sejumlah rekomendasi terkait dugaan korupsi di Kemenag, Lukman menjelaskan, hal itu juga menjadi perhatiannya.

"Justru ini saya hadir ingin mendapat masukan," tandasnya.

Seperti diketahui, Lukman ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Menteri Agama menggantikan Suryadharma Ali. Setelah dilantik, Lukman mengaku akan datang ke KPK untuk meminta penjelasan bagaimana kondisi di Kemenag saat ini.

Sebab ia ingin menjalankan Kemenag sesuai dengan yang diharapkan masyarakat dan KPK.

Lukman juga akan menanyakan ke KPK jika ada kekosongan sisa kuota yang tidak dimanfaatkan, padahal sudah dibayar.

Seperti penginapan, baik dari Mekkah maupun Madinah. Ia tidak ingin penginapan yang sudah dibayar sia-sia dan kembali menimbulkan persoalan.

Suryadharma ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2012-2013 di Kemenag. Ia diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 KUHP.

Penerapan pasal ini berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan yang bisa merugikan keuangan negara.

Anggaran yang dipakai terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun 2012-2013 di atas Rp 1 triliun. (gil/jpnn)

Selasa, 10 Juni 2014 , 14:57:00