Jakarta Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi sikap Menkes Endang Rahayu yang mundur karena merasa tak mampu lagi menjadi menteri. Menteri lain yang tak maksimal perlu mencontoh ini.

"Iya jadi problemnya di kita, kita punya budaya sangat plural dan nilai yang kita angkut berbeda beda. Bahwa kalau tidak mampu mengundurkan diri, jiwa besar pengunduran diri itu rasa tanggung jawab. Kalau menurut saya mestinya menteri yang sudah tidak mampu ya mundur," kata Lukman kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/4/2012).

Namun di sisi lain, menurut Lukman, ada nilai lain di masyarakat. Bahwa mundur berarti lari dari tanggung jawab. Kadang ini jadi pertimbangan lain yang membenarkan menteri untuk tetap duduk di kursinya meski kinerjanya tak maksimal.

"Ada yang menilai sudah tinggal glanggang colong playu itu lari dari tanggung jawab. Beda dengan di Jepang kalau tidak sanggup mundur," paparnya.

Namun tentu yang terjadi pada Menkes karena memang ada masalah kesehatan. Namun apapun itu, menurut Lukman, mestinya siapapun yang sudah tidak maksimal bekerja bisa mundur.

"Pengunduran diri Bu Menkes karena secara fisik sudah tidak mampu. Kalau saya jabatan itu amanah kalau sudah tidak dipercaya lagi oleh rakyat yang harus kita mengabdi ya serahkan kagi amanahnya kepada rakyat," tegasnya. (van/ndr)

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Kamis, 26/04/2012 17:32 WIB