Makkah (Pinmas) —- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang juga Amirul Haj pada penyelenggaraan haji 1436H/2015M memutuskan untuk menunda kepulangannya ke Tanah Air. Hal ini menurutnya menjadi bagian dari komitmennya untuk memantau langsung penanganan dampak peristiwa Mina yang terjadi pada Kamis (24/09) lalu itu.
Menurutnya, Amirul Haj, naib dan anggota dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air pada Senin (28/09) mendatang. Namun demikian, Menag merasa bahwa peristiwa Mina belum tuntas di mana masa krisis dan masa kritis masih belum kembali ke kondisi normal. “Untuk itu, saya memutuskam untuk menunda kepulangan saya selama beberpaa hari sampai kondisinya sudah relatif normal, bisa berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Menag kepada Media Center Haji (MCH), Sabtu (26/09).
“Rombongan Amirul Haj yang lain tetap berangkat (ke Tanah Air) sesuai dengan rencana,” tambahnya.
Ditambahkan Menag bahwa sebagai Amirul Haj dirinya merasa harus bertanggung jawab melihat langsung bagaimana penanganan dampak peristiwa Mina ini khususnya yang terkait jamaah haji indonesia. “Mereka yang luka dan wafat pengurusannya seperti apa, saya harus berada di sini,” tandasnya.
Sebanyak dua belas orang terpilih sebagai Amirul Hajj untuk penyelenggaraan ibadah haji 1436H/2015M. Mereka telah bekerja bersama-sama di bawah komando Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Kedua belas orang yang berasal dari unsur Pemerintah dan unsur pimpinan ormas Islam itu adalah: 1. Lukman Hakim Saifuddin, 2. Masdar Farid Mas’udi, 3. Syamsul Anwar, 4. Achmad Gunaryo, 5. Muhyiddin Junaidi, 6. Jihaduddin, 7. Yusnar Yusuf, 8. Abdul Mu’thi Nurhadi, 9. Maman Abdurrahman, 10. Ahmad Satori Ismail, 11. Agus Sartono, dan 12. Chairul Radjab Nasution.
(mkd/mch/mkd)
