- Written by: Redaktur
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Lukman Hakim Saifuddin resmi menjadi Menteri Agama (Menag), setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melantiknya di Istana Negara, Senin (9/6/2014).
SBY mengangkat Lukman sebagai pengganti Suryadharma Ali (SDA) berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 54 P tahun 2014.
Dalam acara yang dihadiri Wakil Presiden Boediono dan sejumlah Menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara, Lukman mengucapkan sumpah jabatannya.
Usai pengucapan sumpah jabatan, Lukman yang didampingi isteri, Trisna Willy menerima ucapan selamat dari Presiden dan Ibu Negara, Ani Yudhoyono serta para tamu undangan. Termaksud dari SDA yang turut hadir bersama isteri.
Senin, 9 Juni 2014 11:20 WIB
- Written by: Redaktur
VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini, Senin 9 Juni 2014, akan melantik Menteri Agama yang baru, Lukman Hakim Saifuddin di Istana Negara, Jakarta.
Berdasarkan informasi dari Biro Pers Istana, pelantikan itu dijadwalkan pukul 10.00 WIB. Rencananya, Presiden SBY akan didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono dalam pelantikan itu.
Lukman ditunjuk SBY pada Kamis 5 Juni 2014, berdasarkan rekomendasi yang diberikan oleh PPP.
Sore itu, SBY langsung memanggil Lukman ke Batam dan menunjuknya secara resmi sebagai pengganti Ketua Umum PPP Suryadharma Ali yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengelolaan dana haji oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
PPP menilai sosok Lukman Hakim tepat untuk menjadi menteri agama. Alasannya, Lukman Hakim merupakan anak mantan menteri agama di masa kepemimpinan Bung Karno. Wakil ketua MPR itu juga menguasai ilmu empat pilar kebangsaan, dan mempunyai posisi penting di partai.
Sebelumnya, Lukman Hakim mengaku merasa terhormat dipercaya Presiden SBY untuk menjadi Menteri Agama. "Ini sebuah kepercayaan yang luar biasa berat, karena beban dan tanggung jawab yang ada dan waktu yang tersedia tidak panjang. Hanya empat bulan," ujar Lukman.
Dia berjanji akan membawa Kementerian Agama dan kehidupan beragama di Indonesia menjadi semakin baik dalam masa jabatannya yang singkat itu, hanya empat bulan sampai Oktober-- waktu pelantikan presiden dan wakil presiden baru RI.
Menurut Lukman, Presiden SBY berpesan kepadanya agar melakukan sejumlah langkah untuk mengembalikan moril Kementerian Agama supaya semua fungsi di institusi itu bisa fokus dan berjalan baik.
SBY juga mengingatkan bahwa bertugas di Kementerian Agama tidaklah mudah, mengingat berbagai kasus yang saat ini menjerat kementerian itu. Kasus-kasus itu pula yang secara tidak langsung menyebabkan demoralisasi di sebagian pengawai kementerian itu.
Lukman berharap, semua pihak mau membantu memulihkan citra Kementerian Agama. (asp)
© VIVA.co.id
Senin, 9 Juni 2014, 08:20 Dedy Priatmojo, Nila Chrisna Yulika
- Written by: Redaktur
Timlo.net – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjuk Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifudin menjadi menteri agama. Lukman menggantikan Suryadharma Ali yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji.
Apa langkah-langkah Lukman nantinya setelah dilantik menjadi menteri agama baru? “Ya tentu saya akan melihat dulu apa permasalahannya, ya kan. Saya bukan malaikat yang bisa seperti membalikkan telapak tangan. Tentu saya seperti lazimnya ya saya harus mendengar dulu, saya harus mendiagnosis, saya harus mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang ada di dalam tubuh Kementerian Agama itu sendiri,” ujar Lukman kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/6).
Dengan sisa waktu jabatan menteri agama yang pendek ini, kata Lukman, diakuinya sebuah ujian tersendiri. Terlebih, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Agama lagi turun.
“Jadi ini sesungguhnya ini ujian mudah-mudahan saya diberikan kekuatan kemampuan pertolongan Tuhan, dan juga pertolongan semua kalangan, para tokoh agamawan, organisasi-organisasi, termasuk juga rekan-rekan pers bagaimana agar fungsi Kementerian Agama bisa berjalan dengan lebih baik,” terang Lukman.
Sedangkan terkait penggantinya sebagai Wakil Ketua MPR nantinya, Lukman menyerahkan sepenuhnya terhadap Fraksi PPP. “Itu fraksi nanti yang menetapkan fraksi PPP di MPR,” tandasnya.
Editor : Irawan Mintorogo
6 Juni 2014 | 21:46
Eddie Mutaqin - Timlo.net
